Beranda > Artikel Pikiran Kristus > RAHASIA SUKSES

RAHASIA SUKSES

RAHASIA SUKSES

Oleh Darwin Pangaribuan *)

Secara sederhana sukses dapat diartikan bahwa apa saja yang kita kerjakan akan berhasil.  Apa rahasianya agar kita sukses ?  Ada banyak buku-buku tentang rahasia untuk berhasil, ada yang menguraikan dengan melakukan 7 kunci keberhasilan, ada yang menganjurkan dengan merubah pola pikir kita dan sebagainya.  Alkitab dengan sederhana dan tuntas menjelaskan bagaimana agar kita berhasil dalam setiap pekerjaan kita.  Pemazmur menguraikan rahasia untuk berhasil.

Hal yang menarik dari kitab Mazmur adalah pada pasal pertama pemazmur menguraikan rahasia sukses.  Dalam Mazmur 1:1-3 tertulis bahwa Berbahagialah orang yang …. kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.  Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.  Pemazmur mengajarkan bahwa keberhasilan tidak lepas dari campur tangan Tuhan.  Mereka yang menyukai Taurat Tuhan atau perintah Tuhan atau firman Allah, adalah mereka yang akan sukses.

Apatah cukup dengan menyukai firman Allah saja? Lebih jauh dari itu adalah kita perlu merenungkannya siang dan malam.  Merenungkannya sepanjang hari, dari bangun tidur di pagi hari sampai dengan mau tidur di tengah malam.  Merenungkan disini berarti firman Allah itu menyatu dengan pikiran kita sehingga tidak ada ruang lagi dalam pikiran kita untuk memikirkan nasihat orang fasik (Mazmur 1:1a) ; atau jalan orang berdosa (Mazmur 1:1b);  atau jalan orang pencemooh (Mazmur 1:1c).

Pikiran kita dapat diibaratkan dengan akar pohon.  Tugas akar pohon adalah untuk mendapatkan air dalam tanah.  Air dalam tanah tidak akan pernah bergerak untuk mendekat kepada akar pohon, sebaliknya yang terjadi yaitu akar pohon haruslah bergerak mencari air.  Demikianlah pikiran kita haruslah aktif diisi dengan kebenaran firman Allah, maka pohon pikiran kita adalah ibarat pohon yang ditanam ditepi aliran air (Mazmur 1:3).

Hanya pohon yang disiram dengan air yang cukup  akan menghasilkan buah.  Hanya pikiran yang dijenuhi dengan  Firman Allah akan menghasilkan buah-buah kebenaran. Pohon akan menghasilkan panen pada waktu yang tepat yaitu sesudah pohon matang, sehingga buah pohon tersebut akan terasa manis.  Buah yang dipanen tidak pada waktunya akan terasa asam.  Demikian juga dengan buah pertobatan orang percaya.  Buah-buah pertobatan akan terasa manis kalau dihasilkan pada waktunya, yaitu pada waktu yang tepat.  Itulah yang dimaksud pemazmur dengan menghasilkan buahnya pada musimnya (Mazmur 1:3b).  Seseorang yang baru saja bertobat janganlah diharapkan untuk segera menghasilkan buah-buah pertobatan.  Pada waktunya nanti, ia akan menghasilkan buah pertobatan, asalkan saja pikirannya diisi dengan kebenaran firman Allah.

Jadilah pohon yang berbuah terus menerus  Pohon yang berbuah sepanjang musim, yang hasilnya dapat dinikmati oleh banyak orang.  Jangan jadi pohon yang berbuah hanya satu kali kemudian mati (seperti contoh pada pohon pisang).  Pohon dapat berbuah sepanjang musim kalau daunnya tidak layu.  Daun yang segar (tidak layu) adalah daun yang selalu menghadap ke atas untuk menangkap terang matahari.  Tuhan Jesus berkata bahwa Akulah terang dunia (Yohanes 8:12).  Kalau orientasi pikiran kita selalu menghadap kepada Tuhan Yesus maka daun kehidupan kita tidak akan layu.  Kita akan terus menerus menghasilkan buah-buah kehidupan.  Bahkan apa saja yang kita lakukan, –baik itu dalam pekerjaan atau pelayanan, atau di keluarga atau di lingkungan,  pasti akan berhasil.  Kalaupun ada kegagalan, itu artinya belum waktunya untuk berbuah.  Itu merupakan kesempatan untuk menangkap lebih banyak terang kehidupan dari Tuhan Yesus.  Inilah kerinduan orang percaya yaitu  apa saja yang diperbuatnya berhasil (Mazmur 1:3b).

 

*) Penulis adalah anggauta jemaat GMI “Immanuel”,  tinggal di Bandar Lampung

 

 

 

 

 

 

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: