Beranda > Catatan kotbah > Menyadari Citra Pribadi

Menyadari Citra Pribadi

30 Maret 2011

MENYADARI CITRA PRIBADI AGAR DAPAT MENGGENAPI RENCANA ALLAH

Bahan PA Kaum Bapa P2MI GMI IMMANUEL, Rabu 30 Maret 2011

Ayat: Mazmur 139:14 “Aku bersyukur kepadaMu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib. Ajaib apa yang Kau buat da njiwaku benar-benar menyadarinya”

Pengantar diskusi;

Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.  Setiap orang diciptakan untuk menjadi dirinya sendiri.  Tidak ada 2 orang yang sama di dunia ini.  Allah adalah Sang Maha Kreatif ,sehingga setiap diri satu orang menggambarkan seorang citra Allah.  Dengan demikian, kita adalah mahluk yang khas dan unik.   Diciptakan sebagai mahluk dengan citra Allah tentu saja ada maksuda dan rencana Tuhan didalamnya.  Dalam penelaahan Alkitab malam ini, diharapkan kaum bapa dapat menyadari dirinya sebagai citra Allah sehingga akan menyadari dirinya dalam kerangka rencana dan maksud Allah.

Dari ayat Mazmur ini ada 4 pokok penting agar kita dapat menyadari eksistensi kita dalam rencana Allah.

  1. 1.        Aku bersyukur. 

Bersyukur untuk apa adanya diri kita masing-masing, berarti menerima diri apa adanya.  Menjadi diri sendiri tanpa harus membandingkannya dengan orang lain.

Pertanyaan: Apakah kaum bapak sudah dapat bersyukur untuk menerima dirinya sendiri sebagai pribadi dengan citra Allah yang unik.

  1. 2.       Kejadianku dahsyat dan ajaib

Kita diciptakan hanya dari satu sel sperma dari puluhan juta sel sperma yg ada.  Bukankah ini adalah suatu peristiwa yg dahsyat. Hal ini juga berarti bahwa kita sesungguhnya adalah seorang pemenang.

Pertanyaan: Oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib, apakah kaum bapa menyadari bahwa kita diciptakan untuk suatu maksud ilahi?

  1. 3.        Ajaib apa yang Kau buat.

Tayangan berikut akan menggambarkan betapa ajaibnya maha karya Tuhan. Bagaimana posisi kita di tengah alam  semesta ini sesungguhnya adalah suatu keajaiban.

Pertanyaan: Melihat posisi kita ditengah alam semesta sungguh “Ajaib apa yang Kau buat”, apakah kaum bapa menjadi semakin menyadari betapa berharganya kita di mata Tuhan?

  1. 4.        Jiwaku benar-benar menyadarinya.

Pemazmur benar-benar menyadari semua kedahsyatan dan keajaiban karya Tuhan dengan segenap jiwa dia.  Konsekwensinya, segala sesuatu diciptakan untuk maksud dan rencana-Nya.

Pertanyaan:  Apakah kaum bapa dengan segenap hati dan pikiran dan jiwa benar-benar menyadari bahwa  Tuhan Pencipta sedang bekerja bersama kita untuk menggenapi rencana-Nya?

Kategori:Catatan kotbah
%d blogger menyukai ini: