Arsip

Archive for the ‘Catatan kotbah’ Category

Telinga yang mendengar Firman

TELINGA YANG MENDENGAR FIRMAN

MATERI KOTBAH DI GEREJA METHODIST NATAR LAMPUNG

1.  Fungsi telinga: 2 telinga untuk mendengar dan mendengarkan.

2.  4 jenis telinga: (dari perumpamaan tentang benih yang ditabur Matius 13;18-23)

a.  Telinga yg keras = telinga tertutup

b.  telinga berbatu = telinga mendengar tetapi tidak berakar

c  telinga penuh onak duri = telinga mendnegar, tetapi benih kalah bersaing dengan duri dan rumput

d.  telinga subur = telinga yang mendengarkan, memahami dan melakukan

75% telinga kita pad aumumnya adalah telinga yang tidak mendengar

3.  Mengapa mendengarkan itu penting?

Karena dua alasan: a.  Roma 10:17, iman timbul dari pendengaran

  1. Amsal 1:5, agar menjadi orang bijak: mendengar, menambah ilmu,dan memperoleh bahan pertimbangan

4.  Tantangan zaman terhadap pendengaran:  terlampau bising dan gaduh (TV dll) atau terlampau sedikit nasihat

5.  Bagaimana agar kita mempunyai pendengaran yang selektif?

Yesaya 50:4b, dua aplikasi praktis: a.  Pagi…. pertajam pendengaran terhadap suara Tuhan.  Ratapan 3;23, rahmatnya baru setiap pagi.   B.  Telinga seorang murid, telinga yang peka, selektif dan tajam

Kesimpulan:

Miliki telinga yang subur: mendengarkan, memahami dan melakukan

Yakobus 1:22 suoaya jadi pelaku firman tidak hanya pendengar saja

Wahyu 1:23 Berbahagialah mereka yang mendengar.

Bandar Lampung, 19 Februari 2012

Kategori:Catatan kotbah

Cita-citamu pasti akan berhasil

KOTBAH REMAJA GMI NOVEMBER 2011

Setiap anak remaja pasti punya cita-cita.  Mereka mau cita-citanya kelak akan menjadi kenyataan.  Apakah rahasia sederhananya agar cita-cita kita menjadi kenyataan?  Apakah itu usaha? Apakah itu belajar? Ya, semua jawaban itu benar.  Nah, sebagai remaja gereja, anak remaja perlu melandaskan cita-citanya pada kebenaran Firman Tuhan.

Firman Tuhan yang melandasai semua cita-cita anak remaja diambil dari Mazmur 1:1-3.  Dalam kitab Mazmur ay 3b tersebut dikatakan bahwa .. apapun yang dikerjakan berhasil.  Artinya, cita-cita kita sebagai remaja akan berhasil jika berdasarkan Alkitab.  Sekarang anak remaja hendaknya menuliskan cita-citamu dbawah ayat 3 tersebut.  Kemudian imani dan yakini berlandaskan firman Tuhan tersebut bahwa cita-cita anak remaja akan berhasil sesuai dengan janji Tuhan.

Hai anak remaja, percayalah bahwa semua cita-citamu akan berhasil.  Ini adalah janji Alkitab.   Sebagai remaja Kristen, Alkitab adalah landasan iman percaya kita.  Selanjutntya, ada satu syarat agar semua cita-cita remaja dapat berhasil kelak 10 atau 20 tahun lagi yad. Syarat itu adalah tertulis dalam Mazmur 2a;  .. yang kesukaannya adalah Taurat Tuhan dan merenungkannya siang dan malam.  Ayat ini mengajarkan bahwa agar sukses cita-cita anak remaja tercapai suatu hari kelak, maka remaja perlu mencintai firman Tuhan. Dengan mencintai firman Tuhan maka, remaja Kristen akan dibekali dengan mutiara-mutiara kehidupan sebagai landasan utama dalam mengambil keputusan.  Cintailah firman Tuhan maka anak remaja Kristen akan mencapai semua cita-citamu, tentunya cita-cita  yang berkenan bagi Tuhan.

Saya yakin bahwa setiap remaja yang mengikuti ibadah ini dan beriman akan kebenaran firman Tuhan, maka sebagai hamba Tuhan, saya akan yakin percaya bahwa cita-citamu akan berhasil.  Saya sendiri mengatakan bahwa semua cita-citaku sewaktu remaja sudah tercapai.  Semua keinginan dan mimpi ku ketika remaja sudah Tuhan jawab, seperti berjalan keliling dunia dengan biaya sponsor, mencapai karir yang tinggi, memperoleh rumah tinggal yang baik, dan lain sebagainya.  Jadi, kalau saya selaku hambaNya sekarang ini telah mencapai semua mimpi-mimpi atau cita-cita sewaktu remaja, maka dengan kasih karunia saya mau anak-anak remaja Kristen juga dapat mencapai cita-citamu.  Berbahagialah remaja yang mendengar kebenaran firman ini, yakin dan percayalah cita-citamu akan berhasil.

Darwin Pangaribuan

Kategori:Catatan kotbah

Belajar Makna Natal dari Kisah Orang Majus

Minggu 18 Desember 2011, saya dalam kapasitas sebagai ketua DPD PIKI Lampung  mendapat kesempatan untuk menyampaikan renungan/kotbah di Radio Republik Indonesia (RRI) Bandar Lampung, pada 90.9 FM programa 1 atau 1035 AM.

 

 

Adapun tema yang saya angkat adalah tentang orang Majus.  Ada beberapa pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah orang Majus ini

 

NATAL BERARTI BERTANYA (WHERE) “DIMANAKAH DIA”

 

Pertanyaan pertama yang diajukan oleh orang Majus adalah dimana (where), lengkapnya,  “Dimanakah Dia ?”  (Matius 2:2a).  Pertanyaan yang sama seringkali diajukan oleh banyak ilmuwan di dunia.  Dimanakah Dia dalam proses penciptaan alam semesta ini?  Jawaban pertanyaan ini membagi ilmuwan kedalam dua kelompok yaitu, kelompok pertama  ilmuwan yang percaya kreasi Allah (creationist), dan kelompok kedua yaitu ilmuwan pro-evolusi (evolutionist).   Penganut teori evolusi percaya bahwa alam semesta ini tercipta sebagai proses acak (random) tanpa adanya rencana (design) dari Sang Kreator.  Sebaliknya, ilmuwan yang percaya akan kebenaran Alkitab Kejadian pasal 1, yakin bahwa alam semesta ini adalah kreasi dari Allah Al-Khalik.

 

Hemat penulis, orang Majus adalah termasuk kelompok pertama, yaitu kelompok yang percaya bahwa alam semesta ini diciptakan oleh Sang Kreator Agung.  Orang Majus menggunakan pengetahuannya bukan untuk menyangkal Allah,  sebaliknya justru menggunakan pengetahuan astronominya untuk mencari dan menemukan Allah.

 

Orang Majus menggunakan wahyu umum berupa tanda-tanda bintang di langit untuk mencari Tuhan.  Sejatinya, wahyu umum diberikan sebagai tanda-tanda umum yang dapat dikenali oleh semua orang.  Wahyu umum itu berupa ciptaan alam semesta ciptaan Al-Khalik.  Sang Kreator Agung.  Wahyu umum itu diberikan kepada semua orang.

 

Pertanyaan orang Majus adalah pertanyaan kita para pendengar setia RRI juga yaitu, “Dimanakah Dia?”  Apakah Gusti Yesus ada di dalam kita ataukah  Gusti Yesus ada di luar kita?      Seberapa gigih kita mencari Dia? Seberapa besar kerinduan kita untuk mengenal Dia, mengembangkan hubungan personal dengan Dia, mencari dahulu Kerjaan Allah dan kebenaran-Nya? Ataukah, kita terlalu sibuk dengan aktivitas ‘penting’ kita?  Jadi Natal berarti kembali bertanya dimanakah Yesus di dalam kehidupan kita?  Mari kita kembali berhubungan dengan Dia, khususnya awal tahun baru 2012 ini mari kita perbaharui komitmen kita untuk menjalin hubungan yang akrab dan mesra dengan Gusti Yesus.

 

Kategori:Catatan kotbah

Pendidikan Kader Mahasiswa Kristen

Menjadi mahasiswa PT Negeri adalah sebuah kesuksesan.  Tamat dari SMA, hanya 10% yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi.   Sehingga status mahasiswa adalah istimewa.  Bagaimana menyikapi perubahan status ini?  Dulu berstatus  siswa SMA, sekarang menjadi mahasiswa.

Penulis menjadi pembicara dalam pembekalan kader UKM Kristen Unila, Sabtu 19 November 2011 di Wira Garden, Bandar Lampung.  Tayangan power point selengkapnya dalam ceramah tersebut adalah dapat disini  Materi Pendidikan Kader Mahasiswa Kristen

Kerjasama dalam melayani

Memenuhi undangan kotbah, penulis berkotbah di GMI Natar, Oktober 2009

Salah satu butir pengajaran yang saya kotbahkan adalah

Pemuda/i wajib melayani dan aktif.

- Lihat ada banyak pekerjaan plynan, tuaian banyak pekerja sedikit, pendekatan kpd non aktif

- periksa diri dan apa karunia kita

- terjunlah dlm pelayanan, coba & alami dulu, bertindaklah dulu

- jgn katakan tidak punya karunia

- ilustrasi seorang anak bungsu yg melayani ortunya sementara kakak2 nya pergi merantau.

- Jgn dilemahkan karunia mu.  Ibarat otot yg perlu terus dilatih.

- berhenti ketika minggu P3MI?

-  pelayanan dg visi yg jelas.

Selengkapnya catatan kotbah saya adalah disini

Idealisme seorang Mahasiswa

IDEALISME SEORANG MAHASISWA
Ringkasan Kotbah kepada persekutuan POMPERTA Fakultas Pertanian Unila
Sabtu. 29 Oktober 2011 di Wira Garden

1. Jangan lah hendaknya kerajinan mu kendor
(work hard and do not be lazy; lacking in zeal)
2. Biarlah roh mu menyala-nyala
(keep your spiritual fervor; full devotion)
3. Layanilah Tuhan
(Serve the Lord)
(Roma 12:11)

A. Janganlah hendaknya kerajinan mu kendor
(work hard and do not be lazy; lacking in zeal)
– Rahasia sukses
– Habit, Disiplin, Karakter, Takdir
– Habit lama ubah/tambahkan dg menjadi habit baru
– Totalitas seorang mhs

B. Biarlah roh mu menyala-nyala
(keep your spiritual fervor; full devotion)
– Citra diri sbg mhs adalah citra diri Kristus
– Kestabilan dan konsistensi rohani
– Memelihara api yang tidak pernah padam
– Bersekutu ditengah-tengah kawan yg hidupnya berpadanan dg injil Kristus

C. Layanilah Tuhan
- (Serve the Lord)

- Aktif dalam minimal SATU kegiatan kerohanian
– Pernah ikut SATU event regional/nasional
– Menguasai SATU ketrampilan dlm pelayanan
– Ada korelasi antara aktivitas mhs dlm PMK dengan karier

D.  Kesimpulan

work hard, full devotion, serve the Lord

students today leader tomorrow

cheater today corruptor tomorrow

Mata yg Tertuju kepada Kristus

Bahan Pemahaman Alkitab P2MI:  MATA YG TERTUJU KEPADA KRISTUS

Pendahuluan:

  • Fungsi mata:  melihat, membaca, mengamati, melihat, dll
  • Mata yg sehat

Tujuan:

  • Agar kaum bapa menyadari bahwa mata dipakai untuk memuliakan Dia

Uraian:

Fungsi mata menurut Alkitab

  • Mata melek, orang buta melihat, Matius 9:30
  • Mata membaca, 1 Timotius 4:13, Membaca Alkitab, RH….
  • Mata mengamati, Mzm 119:6 (pay attention), Mzm 119:15 (examine)
  • Mata melihat dengan hati tergerak, Matius  14:14
  • Mata yg melihat Allah, I Yohanes 4:12

Tantangan zaman terhadap mata

  • Menonton TV, hobi dll
  • Membaca sampah, tidak membangun
  • Menyaksikan kejahatan
  • Menjadi mata-mata (kecuali profesi Intel dll)
  • Menikmati tayangan mesum
  • Membelalak terhadap 3 ta.
  • Menutup mata thdp sesama

Komitmen kaum bapa

  • MATA YG TERTUJU KEPADA KRISTUS
  • Bilangan 21:8-9  Ular merupakan lambang daripada dosa dan tembaga berbicara tentang penghukuman.  Ini bayangan tentang Kristus yg disalib
  • Mata yg tertuju kepada Kristus (Ibrani 12:2) adalah  input yang sehat bagi pikiran kita, sehingga mata yg sehat dan pikran yang sehat akan memimpin kita di dalam iman.

Diskusi:

Mari kita bersaksi, bagaimana kita dapat mempunyai “mata yang selektif” ?

Bandar Lampung, Rabu 12 Oktober 2011

 

 

Pikiran Kristus

Pada hari Selasa 20 September 2011, saya mendapat kesempatan memberikan kotbah di Radio Republik Indonesia Bandar Lampung FM 90.9 dengan topik Pikiran Kristus.

Sebagian script kotbah saya adalah sebagai berikut:

Kalau pikiran sudah berbuat dosa, itu berarti dosa itu sudah ada di dalam orang itu, meskipun orang lain belum bisa melihatnya. Dosa akan bertumbuh terus Ams 6:27-28. Kalau dosa dalam pikiran dibiarkan, maka sesudah lewat suatu saat, dosa itu akan menjadi nyata dalam kata-kata dan perbuatannya Yak 1:15.   Sebab itu Allah menuntut kesucian sampai dalam batin, dalam pikiran yaitu di dalam manusia yang tidak nampak Maz 51:8. Ini sangat penting.  Sekali lagi, apa yg Anda pikirkan demikianlah Anda,  kalau Anda berpikiran dosa, maka buahnya bisa dipastikan adalah buah-buah dosa.

Selanjutnya, script/naskah kotbah lengkap saya dapat dibaca sebagai berikut Pikiran Kristus

Kehidupan yang seimbang

BAHAN PEMAHAMAN ALKITAB  PERSEKUTUAN KAUM  PRIA P2MI  

RABU 7 Sept 2011

Pendahuluan

ü  Setiap hari adalah hari baik, “ Dan Allah melihat bahwa semuanya itu baik  ” (Kej 1:10 dst)

ü  FT:  Efesus 5:15-17.  Dengan satu ayat tema, Efesus 5:15

ü  “Bagaimana kamu (=kita) hidup

Tujuan:

  • Kaum Bapa memahami konsep kehidupan seimbang
  • Kaum Bapa  dapat membuat komitmen untuk memperbaiki pola hidupnya

Uraian:

ü  Kaum bapa perlu memiliki 6 aspek kehidupan secara seimbang

ü  Keluarga (Family), Rohani (Spiritual),  Sosial (Relationship), Karier (Finance), Mental (, Kesehatan (Life Style)

 

 

 

1.  Keluarga: (a) Menulis rencana setiap hari (b) Suami adalah “kepala” (Yun, kephale) isteri (makna kepala adalah: sumber, penopang, pengelola)

2.  Rohani: (a) Membaca Alkitab tahunan dan setiap hari (b) Bertumbuh dan berbuah

3.  Sosial: (a) Jumlah teman seharusnya 10 x usia kita (b) 4 lingk.  Sahabat: setia, dekat, akrab, teman

4.  Karier:  (a) Potensi diasah menjadi kompetensi (b) Gaya hidup < Penghasilan.  Pengeluaran < Penghasilan.  Tabungan Rutin = 10% penghasilan.  Investasi ≠ Pengeluaran = Penghasilan

5. Mental: (a) Rasa ingin tahu memotivasi untuk terus belajar (b) membaca 1 buku per bulan

6.  Kesehatan: (a) Susu dan food suplemen (b) NEW START (Nutrient, Exercise, Water, Sun-shine, Temperance, Air, Rest, Trust)

Esensi :  seksama (ay 15), arif (ay15b), gunakan waktu (ay 16), jangan bodoh (ay 17), mengerti (ay 17b)

Diskusi:

  • Perbaruilah komitmen agar ke 6 jari-jari kehidupan kita dapat seimbang.
Kategori:Catatan kotbah

Menyadari Citra Pribadi

MENYADARI CITRA PRIBADI AGAR DAPAT MENGGENAPI RENCANA ALLAH

Bahan PA Kaum Bapa P2MI GMI IMMANUEL, Rabu 30 Maret 2011

Ayat: Mazmur 139:14 “Aku bersyukur kepadaMu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib. Ajaib apa yang Kau buat da njiwaku benar-benar menyadarinya”

Pengantar diskusi;

Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.  Setiap orang diciptakan untuk menjadi dirinya sendiri.  Tidak ada 2 orang yang sama di dunia ini.  Allah adalah Sang Maha Kreatif ,sehingga setiap diri satu orang menggambarkan seorang citra Allah.  Dengan demikian, kita adalah mahluk yang khas dan unik.   Diciptakan sebagai mahluk dengan citra Allah tentu saja ada maksuda dan rencana Tuhan didalamnya.  Dalam penelaahan Alkitab malam ini, diharapkan kaum bapa dapat menyadari dirinya sebagai citra Allah sehingga akan menyadari dirinya dalam kerangka rencana dan maksud Allah.

Dari ayat Mazmur ini ada 4 pokok penting agar kita dapat menyadari eksistensi kita dalam rencana Allah.

  1. 1.        Aku bersyukur. 

Bersyukur untuk apa adanya diri kita masing-masing, berarti menerima diri apa adanya.  Menjadi diri sendiri tanpa harus membandingkannya dengan orang lain.

Pertanyaan: Apakah kaum bapak sudah dapat bersyukur untuk menerima dirinya sendiri sebagai pribadi dengan citra Allah yang unik.

  1. 2.       Kejadianku dahsyat dan ajaib

Kita diciptakan hanya dari satu sel sperma dari puluhan juta sel sperma yg ada.  Bukankah ini adalah suatu peristiwa yg dahsyat. Hal ini juga berarti bahwa kita sesungguhnya adalah seorang pemenang.

Pertanyaan: Oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib, apakah kaum bapa menyadari bahwa kita diciptakan untuk suatu maksud ilahi?

  1. 3.        Ajaib apa yang Kau buat.

Tayangan berikut akan menggambarkan betapa ajaibnya maha karya Tuhan. Bagaimana posisi kita di tengah alam  semesta ini sesungguhnya adalah suatu keajaiban.

Pertanyaan: Melihat posisi kita ditengah alam semesta sungguh “Ajaib apa yang Kau buat”, apakah kaum bapa menjadi semakin menyadari betapa berharganya kita di mata Tuhan?

  1. 4.        Jiwaku benar-benar menyadarinya.

Pemazmur benar-benar menyadari semua kedahsyatan dan keajaiban karya Tuhan dengan segenap jiwa dia.  Konsekwensinya, segala sesuatu diciptakan untuk maksud dan rencana-Nya.

Pertanyaan:  Apakah kaum bapa dengan segenap hati dan pikiran dan jiwa benar-benar menyadari bahwa  Tuhan Pencipta sedang bekerja bersama kita untuk menggenapi rencana-Nya?

Kategori:Catatan kotbah
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.